Category: wisata pendidikan

  • HW Ponpes  Al-Mu’min adakan Perkemahan untuk Seleksi Calon Pengurus Baru

    HW Ponpes Al-Mu’min adakan Perkemahan untuk Seleksi Calon Pengurus Baru

    Temanggung-Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ( GKHW ) Pondok Pesantren Al Mu’min Muhammadiyah mengadakan kegiatan Pelatihan dan Seleksi Dewan kerabat dan Dewan Pasukan Qabilah Syamil Basayev dengan sistem perkemahan. Yang bertema “Menjadiakn HW Al Mu’min yang Aktif, Disiplin, dan Berkarakter”. Kegiatan ini diikuti 41 peserta terpilih diambil dari santri MTs, SMK, MA untuk MTs diambil 20 peserta, untuk SMK 8 santri, sedangkan untuk Ma diambil 13 santri. Kegiatan ini bertempat di Lapangan desa Selopampang dan menginap di Tenda-Tenda yang sebelumnya telah dibuat para peserta dan pengurus.

    Sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan pada 7-8, Rabu-Jum’at Februari 2018 akan tetapi dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga tidak memukinkan untuk mendirikan tenda, dan hasilnya kegiatan pun diundur menjadi 8-10, Kamis-Sabtu Februari 2018 dimulai pada jam 16.00 WIB. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mendidik, membimbing, dan memberikan pemahaman lebih dalam lagi tentang Hizbul Wathan bagi  para calon Pengurus yang baru baik calon Pengurus Dewan Kerabat maupun Dewan Pasukan.

    Kepala Kesantrian Putra, Ust Ahmad Arqom mengatakan “nantinya setelah acara ini selesai kita para Ustadz akan membimbing dan mendidik lebih profesional lagi bahkan akan kami undangkan guru dari luar yang sudah ahli dalam Hizbul Wathan”, pesan Beliau saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara pada malam pembukaan Kgiatan Pelatihan dan Seleksi Dewan Kerabat dan Dewan Pasukan Qbilah Syamil Basayev.

    Agenda pertama pad kegiatan ini adalah materi yaitu tentang sandi-sandi baik sandi Morse, Rumput, Kotak dan lain-lain, dan agenda yang kedua adalah Tali-Temali, Pionering, PBB, Simaphore, Peta-Peta. Untuk Agenda yang ketiga adalah Out bund yang dilaksanakan pada hari ketiga yaitu hari Sabtu sekaligus nantinya disambung dengan acara penutupan. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir semoga dengan diadakanya kegiatan ini dapat mencetak kader yang lebih amanah lagi untuk Hizbul Wathan Ponpes Al Mu’min Muhammadiyah. (Khafidh Fardan Rabbani/ Santri MTs Al-Mu’min kelas 9 Pa)

  • AL-MU’MIN MUHAMMADIYAH TEMANGGUNG MENDUNIA

    AL-MU’MIN MUHAMMADIYAH TEMANGGUNG MENDUNIA

     

    Disusun oleh : Afroh H. T., Ulinuha F. M., Mawar L. S./ santri kelas 8 pi 1 MTs Al-Mu’min Muhammadiyah

    Dalam rangka mempromosikan ma’had kita, Pondok Pesantren Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung bekerja sama dengan Temanggung TV. Sebelum proses shooting berlangsung, telah dilakukan kegiatan gladi bersih agar saat pengambilan gambar mendapatkan hasil yang memuaskan, gladi bersih dilaksanakan H-2 sebelum Shooting berlangsung tepat pada tanggal 17 Februari 2018.

    Walaupun merupakan TV daerah, namun Temanggung Tv juga dapat ditoton oleh warga di Negara lain, harapanya dengan adanya shooting tersebut Pondok Pesantren Al Mu’min akan terkenal di Asia tenggara bahkan Dunia. Agar dunia tahu bahwa Mondok Di Al Mu’min adalah sebuah kegembiraan karena belajar di pondok pesantren  memberikan banyak manfaat kita telah membuktikan bahwa mondok itu membuat kita belajar segalanya tentang arti kebersamaan, toleransi, persahabatan, ukhuwah islamiyah dan perwujudan ahlusunah wal jamaah.

    Sebagai pondok yang berada di bawah naungan Muhammadiyah, ppara santri disini juga menunjukan menjadi pelajar yang berkemajuan, salah satu contohnya adalah disini terdapat 3 organisasi santri yang dapat melatih kerjasama dan menumbuhkan sifat kedewasaan, ketiga organisasi tersebut adalah IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), HW (Hisbul Wathon) dan TS (Tapak Suci). Ketiganya menjadi nahkoda yang mengatur jalanya visi dan misi pondok selain itu disini juga terdapat ekstra peminatan untuk mengali potensi yang dimiliki santri.

    Setiap satri tentu memiliki batak dan potensi yang berbeda, maka dari itu disni terdapat peminatan yang beragam pula, untuk santri yang suka menulis dapat mengikuti peminatan literasia atau Jurnalistik, untuk santri yang menyukai tentang penelitian alam dapat mengikuti peminatan sains club, english club, tataboga, sedangkan yang suka menghafal Al-Qur’an bias mengikuti peminata Tilawatil Qur’an nah itulah bebrapa contoh peminatan yang ada di unit Madrasah Tsanawiyah Al Mu’min dan masih banyak lagi peminatan yang lain.

    Unit Madrasah Aliyah juga memiliki program ekstrakulikuler seperti tatabusana, tata boga, jurnalistik, sains club dan sahta. Sedangkat untuk unit Sekolah menengah kejuruan (SMK) memiliki ekstrakurikuler seperti tilawah, tapak suci, hisbul wathon, e-Commere (bisnis online) dan juga Photografi.

    Sebagai Unit yang membuka jurusan teknik Grafika yaitu desaign grafika dan prosuksi grafika yang juga memiliki program unggulan seperti tahsinul qur’an, Tadabur alam, Student Training, kajian islam dan PKL (praktik kerja lapangan). Dan sekolahpun telah bekerja sama dengan beberapa mitra insudtri seperti PT Gramasurya Yogyakarta, CV Mitra Aksara Mulia, CV Central Grafindo Yogyakarta, CV Design Magelang, Parta Grafika Yogyakarta dan CV Jaya Makmur Semarang.

  • MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Goes to Jakarta

    MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Goes to Jakarta

    MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak kembali menggelar kegiatan studi wisata. Acara tersebut diselenggarakan dari hari Selasa s/d Jum’at, 17-20 Januari 2017. Studi wisata ini diikuti oleh seluruh kelas 8 MTs Al-Mu’min Muhammadiyah yang berjumlah 81 peserta dan didampingi sebagian ustadz ustadzah. Studi wisata merupakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan sembari berkarya wisata.
    Destinasi studi wisata kali ini adalah Jakarta dan Bandung. 

    Hari pertama berada di Jakarta tempat yang dikunjungi adalah Masjid Istiqlal, Gelanggang Samudera Ancol (GSA) dan dilanjutkan menuju Pantai Marina. Para peserta studi wisata kemudian melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji di Bekasi untuk bermalam.
    Hari kedua dalam kegiatan studi wisata ini para peserta menuju Museum Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Setelah itu melanjutkan perjalanannya menuju Puncak Bogor.
    Tempat yang dituju selanjutnya adalah Cibaduyut, di mana peserta bisa berbelanja dan membawakan oleh-oleh khas Cibaduyut. Setelah itu melanjutkan perjalanan pulang ke madrasah.
    Tujuan studi wisata selain mengenalkan para santri dengan tempat-tempat rekreasi yang ada di Indonesia juga memiliki arti pendidikan. “Studi wisata ini di harapkan para santri bisa memperoleh pengalaman dan pembelajaran. Pembelajarannya bisa diperoleh ketika santri mengunjungi Museum Pancasila Sakti, Lubang Buaya untuk mengetahui bagaiamana kekejaman PKI terhadap para jenderal ABRI pada saat itu, dan juga melek terhadap sejarah Indonesia. Selain itu santri bisa rekreasi di Gelanggang Samudera Ancol (GSA) dan Pantai Marina. Di samping itu juga bisa menimba informasi dunia teknologi di PP IPTEK dan TMII. Selain itu peserta juga harus membuat laporan kegiatan studi wisata sebagai penutup rangkaian kegiatan studi wisata”. Kata Imam Prayogo, S.Pd selaku ketua panitia kegiatan tersebut. (Annisa Nur Hanifah*/oela)

    *Penulis adalah santriwati kelas 8 Pi asal Wonosobo, anggota Peminatan Literasi, dan Sekretaris Umum IPMwati Ranting MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak.