Tag: www.mtsalmukmintemanggung.sch.id

  • GOES TO JATIM

    GOES TO JATIM

    Oleh: Aprilia Cahayani

    Di MTs Al-Mu’min terdapat angkatan yang bernama Raiser dan Funleaster. Angkatan ini adalah angkatan dari kelas 8 Pa/Pi. Pada waktu itu, MTs Al-Mu’min mengadakan study wisata Goes to Jatim yang diikuti oleh semua santri kelas 8. Study wisata ini diadakan pada tanggal 5-8 Februari 2019.

    Di suatu pagi yang cerah, santri kelas 8 melaksanakan KBM dengan wajah yang sangat ceria. Teett… teettt… teeettt… Bel tanda masuk berbunyi. Semua santri menuju ke kelas masing-masing. Setelah itu ustadz/ustadzah masuk ke kelas untuk mulai mengajar. Tak lama kemudianterdengar suara bel, teett… teettt… teeettt… Semua santri kelas 8 bersiap-siap untuk berangkat ke Jatim.

    Waktu menunjukkan pukul 16.00, semua santriwati kelas 8 bersiap-siap menuju ke kampus 2 untuk menjemput santriwan kelas 8. Sesampainya di kampus 2, semua santriwan masuk ke dalam bus, tak lama kemudian, kita pun melanjutkan perjalanan menjuju Jatim. Semua anak Raiser dan Leaster sangat gembira. Tak lama setelah itu terdengar suara adzan “Allahu akbar.. allahu akbar…” “Adik-adik sekarang kita akan menuju ke rumah makan dan masjid untuk melaksanakan sholat maghrib dan isya’ dilanjut dengan makan malam.” ajak kak Eka.

    Sesampainya di rumah makan semua santri turun dari bus untuk melaksanakan sholat maghrib dan isya’. Setelah itu dilanjutkan dengan makan malam. Setelah semuanya selesai, kita semua melanjutkan perjalanan manuju Hotel Kartika Raya Songgoriti Batu, Malang, Jawa Timur. Waktu menunjukkan pukul 01.00 malam, sampailah kita di tempat tujuan yaitu Hotel Kartika Raya. Semua santri masuk ke dalam hotel dan segera beristirahat. Pukul 04.30 pagi, terdengar suara adzan subuh, “Allahu akbar… allahu akbar…” Setelah itu semua santri melaksanakan sholat subuh dan mandi pagi, dilanjutkan dengan makan pagi, dan selesai makan semua santri masuk ke dalam bus untuk melanjutkan perjalanan menuju wisata yang akan dikunjungi, yaitu Jatim Park 1 dilanjutkan ke Museum Angkut dan BNS (Batu Night Spectacular).

    Sesampainya di Jatim Park 1, kita semua berfoto-foto, “Adik-adik ayo langsung baris dan masuk ke dalam wisata Jatim Park 1” ucap kak Eka. Akhirnya semua santri berbaris untuk masuk ke dalam wisata tersebut. Sampai di dalam wisata, kita semua belajar mengenal kebudayaan pada zaman dulu, tradisi masyarakat dulu, rumah adat istiadat, candi-candi, dan juga Biologi, Kimia, dan Fisika. Setelah itu kita semua menuju ke wahana yang ada di dalam Jatim Park 1, kita semua berpencar untuk menaiki wahana-wahana yang ada di Jatim Park ini. “Kawan-kawan, ayo kita main ke wahana itu.” Ajak Prilia, “Ayoo…” jawab kawan-kawan Prilia. Setelah sampai di wahana tersebut, ternyata ada salah satu anggota Raiser. “Kawan-kawan, wahana itu sedang dinaiki oleh anak Raiser.” ucap Prilia dan Hafida. “Ya sudah kita ke wahana lain saja.” jawab Sabila. Akhirnya kita pun menuju wahana lain. “Kawan-kawan, kalau kita naik itu gimana?” ajak Sabila dan Prilia.”Oke, ayo kita naik.” Jawab Hafida. Akhirnya kita pun bisa menaiki wahana yang ada di dini, tak lama kemudian, “Anak-anak ayo masuk ke bioskop bareng-bareng.” ajak ustadzah. “Ayo ustadzah.” jawab santri. Tetapi hanya sebagian santri yang ikut ke bioskop itu.

    Waktu menunjukkan pukul 12.00, kita semua bersiap-siap untuk melaksanakan sholat dzuhur dan ashar dilanjutkan dengan makan siang. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan menuju Museum Angkut. Sampai di Museum Angkut kita semua memulai pembelajaran tentang kendaraan pada zaaman dulu. “Kawan-kawan, ayo kita naik, liat kendaraan yang ada di bagian atas, sekalian foto-foto.” ajak Prilia. “Oke, ayo kita naik sekarang.” jawab Sabila. Akhirnya kita menuju lantai atas melihat kendaraan dan berfoto-foto, sampai waktu selesai dan kak Eka berkata, “Adik-adik sekarang kita ke BNS (Batu Raden Spectacular).” Semua santri bersorak gembira.

    Sesampai di BNS kita semua berpencar untuk mencari permainan dan berfoto-foto. “Kawan-kawan kita foto-foto dulu yuk!” ajak Prilia dan Sabila. “Ayoo…” jawab Fuana. Setelah selesai berfoto-foto kita semua memainkan wahana yang ada di BNS itu. “Kawan-kawan, main wahana yuk!” ajak Sabila. “Ayo, mau main yang mana dulu?” tanya Prilia.

    Semua anggota Funleaster memainkan semua wahana yang ada di BNS ini, sedangkan semua anggota Raiser memainkan trampoline yang ada di BNS. Hari mulai gelap, semua santri diminta untuk masuk ke dalam bus untuk melanjutkan menuju Restaurant dan Hotel Kartika Raya. Sesampainya di Hotel kita semua beristirahat. “Kawan-kawan, ayo kita lihat pemandangan di malam hari ini.” ajak Prilia dan Fena. “Ayo, sekalian foto-foto yaa…” jawab Aiha dan Aziza. Akhirnya kita semua menuju bapenta atas untuk melihat pemandangan kota Malang di malam hari. “Waahhh, bagus banget yaa” ucap Fena. “Iya, bagus banget.” ucap Aiha. Ternyata bukan hanya anak Leaster saja yang melihat pemandangan di malam hari itu, tetapi anak Raiser juga ikut melihat pemandangan malam hari itu. Hari semakin malam, semua santri segera menuju ke kamar masing-masing.

    Di pagi hari yang cerah, semua santri kelas 8 bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan berikutnya, yaitu menuju ke Kebun Apel dan Selecta. “Waahh, adik-adik udah pada siap yaa.. Makan pagi dulu yaaa…” ucap kak Eka. Salah satu santri bertanya, “Kak Eka yang makan santriwati dulu apa santriwan?” tanya Aura dan teman-temannya. “Santriwati dulu kok.” jawab kak Eka. Semua santriwati bersorak gembira, “Yeeyy.. yeeyy..yeeeyyy..” semua santriwati menuju ruang makan. Setelah selesai semua santriwati masuk ke dalam bus sambil menunggu santriwan selesai makan. Tak lama kemudian semua santriwan masuk ke dalam bus dan kita pun melanjutkan perjalanan menuju ke Kebun Apel. Sesampai di Kebun Apel, semua santri, ustadz, dan ustadzah memetik Apel dari pohonnya dan memakannya. Tak lama kemudian kita semua melanjutkan perjalanan menuju Selecta.

    Sesampai di Selecta, kita semua berfoto-foto dan menaiki wahana yan ada disana. Saat santriwati berfoto-foto, semua santriwan menuju ke gedung bioskop. Waktu menunjukkan pukul 12 siang. Kita semua melaksanakan sholat dzuhur dan ashar dilanjutkan makan siang bersama. Setelah selesai makan,kita semua membeli oleh-oleh. Sampai di pusat oleh-oleh kita memilih oleh-oleh yang akan dibeli. “Kawan-kawan, kita beli baju yuk!” ajak Prilia. “Ayo..” jawab Vili dan kawan-kawannya. Setelah selesai membeli oleh-oleh, kita semua menuju ke kasir kemudian membayarnya dan berfoto bersama di depan bus. Perjalanan pulang pun tiba. Kita semua bersiap-siap menuju hotel untuk mengemasi barang-barang. Semua santri kelas 8 sangat merasa sedih, karena study wisata telah berakhir. Akhirnya semua santri, ustadz, dan ustadzah pulang dengan selamat.

    Disitulah angkatan Raiser dan Funleaster merasa bahagia dan mendapat pengalaman yang menyenangkan. (Aprilia Cahayani/member Kelas Literasi Tsamuha)

  • MTs Al-Mu’min Beri Penghargaan Santri Berprestasi

    MTs Al-Mu’min Beri Penghargaan Santri Berprestasi

    Oleh : Samsul, M.Pd Kepala MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak

    Sebanyak 62 santri berprestasi MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung mendapat penghargaan dari kepala madrasah Samsul, M.Pd. Penghargaan ini merupakan pencapaian selama periode juni sampai oktober tahun ajaran 2018/2019. Proses penghargaan ini diberikan setelah para santri meraih kejuaraan berbagai lomba tingkat kabupaten sampai tingkat nasional. Selain itu penghargaan juga diberikan  kepada para santri yang giat menulis  di media cetak maupun elektronik. Seperti Mawar Ledya Serli kelas 9, Aditya Yogi Tresya kelas 8 dan masih banyak lagi santri-santri yang berhasil naskahnya dimuat. Nama-nama santri tersebut  selama ini tulisannya telah  dimuat di Tabloid Lontar, Tabloid Cermin PWM Jateng, laman pwm jateng, harian jateng, ummalang, juga laman muhammadiyah pusat.

    Penghargaan juga diberikan pada santri  yang paling rajin mengunjungi  perpustakaan. Tercatat yang paling rajin mengunjungi   perpustakaan adalah santri kls 7, 8, dan 9 atas nama Khoirun Nafiah Irvah, Nurul Afifah, Nadia Taksinia. Sementara untuk pengragaan kategori lomba merupakan lomba yang dimenangi  santri MTs Al-Mu’min itu meliputi panahan, bela diri, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa arab, cerda cermat islam, ipa, dan juga tapak suci. Mereka meraih medali perunggu, perak dan emas, di tingkat kabupaten sampai dengan tingkat nasional.

    Pemberian penghargaan itu diberikan karena mereka telah berjasa mengharumkan nama madrasah. Penghargan diberikan bersamaan dengan acara Sambungrasa Wali santri MTs Al-Mu’min yang diselenggarakan Ahad (4/11). Dalam sambutannya kepala madrasah menyampaikan terima kasih dan selamat kepada anak-anak yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh sehingga berhasil meraih juara. “Perhargaan ini terlalu kecil dibanding dengan kerja keras anak-anak dalam mempersiapkan lomba. Namun, setidaknya dapat memacu kalian untuk lebih berprestasi. Saya pesan agar anak-anak terus mengasah diri, belajar dengan sungguh-sungguh. Perjalanan kamu masih panjang, isi hidup  dengan semangat belajar dan ibadah.”

     

    Acara Sambungrasa digelar sebagai upaya saling bekerja sama antara wali santri  dengan MTs Al-Mu’min dalam menyukseskan misi MTs Al-Mu’min yaitu mempersiapkan santri agar menjadi insan yang memiliki aqidah shohih,  akhlak Karimah,  memiliki wawasan pengetahuan dan keterampilan hidup. MTs Al-Mu’min yang dikenal dengan maskot Tsamuha merupakan MTs swasta di Temanggung yang memiliki banyak unggulan diantaranya Tahfidzul Qur’an, Bela Diri Tapak Suci, Panahan, Praktik Dakwah Lapangan (PDL), Asiwiyata, dan Literasi, English Club, dan juga Sains Club. Saat ini MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak sudah membuka pendaftaran santri baru tahun pelajaran 2019/2020 secara online di laman www.mtsalmukmintemanggung.sch.id (Samsul, M.Pd Kepala MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak)