Tag: handar ibrahim

  • BERSINAR DALAM AJANG MONACO

    BERSINAR DALAM AJANG MONACO

    Oleh : Handar Ibrahim, Naufal Adi Laksono

    Pada tanggal 10-11 September 2018 bertepatan dengan hari Senin-Selasa. Pondok pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung adalah salah satu kontingen yang berantusiasisme serta mengikuti ajang perlombaan MONACO 2018 yang diadakan oleh PR IPM SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. MTs Al-Mu’min juga berpartisipasi dalam beberapa cabang perlombaan, diantaranya : Tapak Suci, Matematika, IPA, IPS, Cerdas Cermat Islam, Tilawah, Tartil, dan Da’i Muda.

    Acara pembukaan MONACO dilaksanakan sekitar pukul 09:30 siang di halaman SMA Muhammadiyah Yogyakarta yang diikuti oleh seluruh peserta MONACO. Saat pembukaan tiba, anak-anak SMA Muhi menampilkan beberapa pertunjukan yang menakjubkan. Setelah pembukaan berakhir, kemudian para peserta MONACO bergegas menuju ruangan perlombaan masing-masing. Diantara beberapa perlombaan yang diikuti dengan jumlah peserta paling banyak ialah Tapak Suci hingga memakan waktu 2 hari perlombaan. Walaupun lomba ini adalah lomba yang jumlah pesertanya paling banyak, akan tetapi santri Al-Mu’min tetap percaya diri dalam mengikuti lomba ini. Dan akhirnya alhamdulillah ada santri Al-Mu’min yang meempersembahkan gelar juara antara lain :

    1. Kelas B :  Naufal Adi Laksono         :  medali perak.
    2. Kelas C :  Izas Nur Aiman                 :  medali perak.
    3. Kelas D :  Farid Ulumuddin              :  medali perak.
    4. Kelas E :  Ahmad Afifudin               :  medali perak.
    5. Kelas F :  Saddam M. Ikhsan            :  medali perunggu.

    Selain perlombaan tapak suci, santri Al-Mu’min juga mengikuti perlombaan IPA, Tartil, Da’i muda dll.

    • Cabang lomba IPA diikuti oleh :
    1. Hammam Hidayat.
    2. Fais Rasyadi.
    3. Bagus M. Irfan Farid.
    • Cabang tartil diikuti oleh :
    1. Daffa Agus.
    • Cabang da’i muda diikuti oleh :
    1. Handar Ibrahim.

    Dan tidak hanya untuk cabang lomba yang diikuti oleh santri Al-Mu’min, tetapi banyak beberapa cabang lomba yang lainnya.

    Kemudian di hari kedua, saat itulah penutupan lomba MONACO dilaksanakan dan diteruskan dengan pengumuman kemenangan. Walaupun hanya tapak suci yang mendapat gelar juara, akan tetapi santri yang belum mendapatkan juara tetap bersyukur kepada Allah SWT dengan apa yang telah diusahakan dan diperjuangkan.

  • REVOLUSI MENGHAFAL AL-QUR’AN

    REVOLUSI MENGHAFAL AL-QUR’AN

     

    Oleh :  Handar Ibrahim/ santri kelas 7 Pa 1 MTs Al-Mu’min Temanggung.

    “ Dan Sesungguhnya telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk Pelajaran, maka adakah orang yang mengambil Pelajaran? (Q.S Al-Qamar : 17)

    Memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an secara lengkap 30 juz, jelas merupakan harapan yang paling tidak pernah melintas dihati setiap muslim, apalagi sebagai penjaga Al-qur’an (Al-Hafidz).

    Oleh sebab itu Yahya Abdul Fattah Al-Zawawi seorang  Syaikh sekaligus pembimbing para penghafal al-qur’an di mesir menyusun serangkaian metode yang merupakan hasil penelitian dan pengalaman belajar mengajar al-qur’an selama 40 tahun.

    Metode menghafal al-qur’an sungguh merupakan suatu kesalahan jika anda mengambil lebih dari satu cara/berubah-ubah cara dari waktu ke waktu “ Janganlah menjadi orang yang suka berganti-ganti metode setiap kali mengalami kesulitan tanpa bersabar sedikitpun”.

    Metode menghafal Al-Qur’an

    1. Tulislah ayat yang anda hafal sebanyak 5 X.

    Ibnu Utsaimin ra berkata “ maka apa yang dicatat akan tetap dan apa yang dihafal akan kabur”

    Saudara tercinta jika anda ingin menguatkan hafalan anda dan menghafal dengan baik dan maksimal seperti halnya anda mengingat nama nada, maka laksanakan nasehat yang berharga ini .

    1. Tulislah halaman yahng ingin anda hafalkan

    Saya katakana kepada anda bahwa ketika menggunakan cara ini, berarti anda telah menghafal dengan 3 cara :

    • Indera Pendengaran
    • Indera Penglihatan
    • Indera Peraba (hafalan tulisan)

    Dengan cara ini anda akan sulit untuk lupa. Maha suci Allah SWT yang telah mengajarkan manusia dengan kalam sebagaimana firman Allah surah Al-Alaq ayat 3-5

    Pembaca yang budiman, hendaklah pena selalu  …………………. di tangan anda. Tulislah apa yang telah anda hafalkan, terutama ayat-ayat yang memiliki kemiripan (mutasyabihat) ulangilah menulisnya hingga 5 sampai 10 kali.

    Benar, jangan hiraukan sedikitpun lelah yang menyerang anda, karena rasa lelah itu tidak akan sia-sia dan Allah SWT tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan. Setiap orang yang bersungguh-sungguh pasti akan menikmati hasilnya. Barang siapa menanam niscaya ia memetic hasilnya.

    Dalam hal ini para ahli psikologi belajar berkata “ Sesungghnya tangan itu memiliki ingatan khusus selain ingatan pikiran yang sudah dikenal yaitu anda mengingat apa yang telah anda tulis.

    1. Mengulang-ulang hafalan

    Saudara pembaca ulangilah setiap ayat sebanyak 25X lebih ya?. Sesungguhnya anda tidak akan bisa menghafal al-qur’an dengan baik kecuali jika anda mengulangi berkali-kali.

    1. Memperdengarkan hafalan kepada orang lain (Tasmi’)

    Faidah-faidah yang dapat diambil adalah:

    • Pertama

    Anda akan bertambah giat dan semangat jika memiliki pengawas. Setiap kali teringat bahwa anda harus memperdengarkan hafalan anda dengan ustad. Jelas anda bertambah giat menghafal.

    • kedua

    Tasmi’ kepada orang lain adalah sebab yang menumbuhkan ketekunan dalam menghafalkan ayat suci al-qur’an.

    • Ketiga

    Perbaiki kesalahan-kesalahan anda dari awal. Ini memungkinkan anda murajaah sendiri. Benar, ini adalah urusan mudah akan tetapi mungkin anda salah dalam menghafal satu ayat. Sedangkan anda terus mengulang-ulang dengan senang hati/gembira seolah-olah anda sudah benar menghafal.

    Hingga pada suatu hari, ketika anda membaca ayat tersebut didepan salah seorang teman anda, tiba-tiba teman anda tersenyum sambil membetulkan hafalan anda. Ya itu sering terjadi, oleh karena itu, saya tidak ingin anda terjatuh kedalam kesalahn seperti itu.

    Ya sekian dari saya “ Handar brahim ” ingat jangan lupa tunggu edisi ke II revolusi menghafal al-qur’an . cara menghafal, kuat hafalan dan terjaga seumur hidup.