Santri Tsamuha

 

Berfikir

Dengan fikiran yang jernih dan bersih

Bertindak

Dengan bismillah dan keyakinan

berdoa

Dengan tulus dan pasrah dengan hasil

TAPAK SUCI SEBAGAI SARANA BELA DIRI
April 15, 2021

Oleh : Sekar Ayu Kinanti, Syifa Prita, Rana Nafis

Tapak Suci merupakan organisasi ortom yang ada di Muhammadiyah, juga merupakan anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yang berdiri pada 31 Juli 1963.

Di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Mu’min juga terdapat organisasi tapak suci yang biasanya dilaksanakan pada tiap Ahad sore. Pengurusnya pun terdiri dari kalangan santriwati itu sendiri. Pengurus tersebut adalah sebagai tangan kanannya ustadzah untuk membantu berjalannya ekstra tapak suci yang merupakan salah satu ikon madrasah. Materi yang sering dibawakan oleh pengurus maupun ustadzah adalah berupa latihan ataupun materi tentang jurus-jurus  tapak suci, diantaranya : mawar mekar, mawar layu, katak melempar tubuh, ikan terbang menjulang angkasa, ikan terbang menggoyang sirip, dan harimau membuka jalan.

Tapak suci tersebut diampu oleh Ustadzah Ulfa Aprilia, beliau sendiri memiliki banyak prestasi, diantaranya : Juara 3 Tapak Suci tingkat Jateng dan DIY, juga termasuk pemain bola voli terbaik putri se-SLTA Temanggung.

Namun, sangat disayangkan, santriwati tidak boleh mengikuti perlombaan tournamen di luar, karena pada dasarnya kodrat seorang santriwati adalah menjaga kehormatannya dan auratnya. Tetapi santriwati masih bisa mengikuti tournamen di dalam pondok, yang diadakan oleh pengurus dan diikuti oleh semua santriwati.

Adapun manfaat tapak suci yaitu :

  1. Menyalurkan bakat
  2. Belajar bersikap sportif
  3. Dapat berlatih bela diri
  4. Dapat mengembangkan pengetahuan bela diri
  5. Melatih jiwa pendekar yang kuat dan tangguh

Adapun nilai positif mengikuti tapak suci :

“Menambah pengalaman bagi yang belum pernah melaksanakannya sebelumnya, juga untuk membela diri sendiri”. Ujar salah satu santriwati MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung.