Pengalaman Pertama Sholat ‘Ied 1439 H tanpa Keluarga
Oleh :Author

Oleh

Nadiffa Althaff Vayzza, Zahra Kurnia Ramadhani, Nanda Khulukil Khusna. Santri kelas 7 Pi dan anggota kelas Literasi.

Rabu, 22 Agustus 2018 atau 10 Dzulhijah 1439 H santri Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak melaksanakan Sholat ‘Iedul Adha bersama.

Lapangan Pojok yang terletak di Kuwaton, Purwodadi, Tembarak, Temanggung merupakan tempat yang dipilih untuk melaksanakan sholat bagi santriwati. Sementara untuk santriwan memilih Lapangan Selopampang sebagai tempat pelaksanaan sholat.

Sholat ‘Ied di lapangan Pojok sendiri dipimpin oleh Bapak Muh Choerun, Pengurus Ranting Muhammadiyah Purwodadi sebagai imam, dan untuk yang bertugas sebagai khatib adalah Bapak Teguh Isnaeni dari pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Tembarak-Selopampang. Khatib menyampaikan materi tentang pentingnya qurban sebagai wujud keikhlasan dan ketaatan terhadap Allah SWT. Peserta sholat tidak hanya berasal dari santri Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah, tetapi juga berasal dari seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat umum di desa Purwodadi.

Lapangan yang kering dan berdebu ternyata tidak menyurutkan semangat kaum muslimin untuk melaksanakan sholat, hal ini terlihat dari penuhnya shaf yang disediakan oleh panitia pelaksana PHBI ranting Muhammadiyah Purwodadi.

“Pengalaman pertama saya sholat ‘Ied tanpa keluarga, terasa sangat sedih karena harus berpisah dengan ayah ibu, tapi disatu sisi bahagia karena bisa sholat ‘Ied dengan teman-teman pondok. Lapangannya juga kering dan berdebu, tapi tidak menjadi masalah karena kita bisa berinteraksi dengan masyarakat Purwodadi”, ungkap Mawar Ledya Serli, santri asal Purbalingga.

Senada dengan Cindy Neisa Nafi’ah “Rasanya pengen cepat-cepat pulang agar segera bertemu dengan keluarga dan berkumpul bersama di hari raya, dan juga fasilitas di lapangan ini belum memadai, berdebu karena musim panas”, tutur santri asal Magelang tersebut.

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung memang membuat kebijakan terkait libur pada hari raya Idhul Adha 1439 H, di mana para santri diperbolehkan pulang setelah melaksanakan sholat ‘Ied di pondok, dan ini berlaku untuk seluruh santri tanpa terkecuali. Adapun libur yang diberikan dimulai dari hari raya tanggal 22 Agustus 2018, dan hari Tasyriq yaitu tanggal 23-25 Agustus 2018.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin anda suka . . . .

IAIN Kudus Tunjuk MTs Al-Mu’min Menjadi Narasumber KKL Online

IAIN Kudus Tunjuk MTs Al-Mu’min Menjadi Narasumber KKL Online

Temanggung - (30/7/2020) MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung dibawah naungan Pondok Pesantren Al-Mu’min menjadi narasumber pada kegiatan Online-Field Work Lecture (Online Cross Culture Understanding in Field Work Lecture) yang...