Santri Tsamuha

 

Berfikir

Dengan fikiran yang jernih dan bersih

Bertindak

Dengan bismillah dan keyakinan

berdoa

Dengan tulus dan pasrah dengan hasil

Oleh : Riza Fitroh Kurniasih/kontributor

Temanggung – Bupati Temanggung H. M. Al Khadziq hadir dalam pembukaan National Symposium for School Growth (16/2) yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Temanggung dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kabupaten Temanggung. Didepan kurang lebih 800 peserta symposium beliau menyampaiakna pidato sambutannya. Ia menyampaiakn bahwa prioritas utama Temanggung saat ini adalah masalah pendidikan. Jika dilihat berdasarkan Indeks Pendidikan Manusia (IPM) Kabupaten Temanggung berada pada posisi 26 se-Jawa Tengah.

Banyaknya penduduk miskin menurut H. M. Al Khadziq jika diruntut kebelakang diakibatkan keterbelakangan dan kekurangan pendidikan. Temanggung membutuhkan pendidikan yang mampu melahirkan kanal-kanal sosial yang mampu mengentaskan kemiskinan dan penuntasan masalah-masalah kemiskinan di Temanggung. Menurutnya, baru di Muhammadiyahlah beliau menemukan forum bermutu yang menggas tentang bagaimana meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Temanggung.

“Harus meniru guru-guru di Muhammadiyah perihal perjuangan memajukan pendidikan,” ungkap Bupati Temanggung H. M. Al Khadziq dalam pidato sambutannya.

Disisi lain, beliau menceritakan bahwa masalah manajerial di sekolah-sekolah pemerintah masih terdapat beberapa yang tertinggal. Masalah regrouping sekolah hingga berdampak pada penutupan beberapa sekolah pemerintah. Perihal ini, beliau menghimbau bahwa pendidikan seluruhnya di Kabupaten Temanggung harus dapat mengentaskan kemiskinan. Maka sudah selayaknya forum guru saat ini membicarakan, membahas dan menggas perihal visi dan misi layaknya di Muhammadiyah. Ia berjanji kedepan untuk memajukan pendidikan di temanggung akan banyak berdiskusi dengan Muhammadiyah.